ACT,  Damkar Kota Semprotkan Cairan Disinfektan ke Kantor BPKAD  Klaster Baru Covid-19 di Pemko Pekanbaru 

Selasa, 18 Agustus 2020 | 12:28:36 WIB
Aksi cepat Tanggap (ACT) tim damkar Kota Pekanbaru mensterilkan klaster baru covid-19 di Pemko Pekanbaru

CELOTEHRIAU - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih belum keluar dari zona merah Covid-19. Senin (17/8/2020) kemarin, data yang bersumber dari tim gugus tugas percepatan Covid-19 Kota Pekanbaru, terjadi penambahan kasus hingga 15 orang pasien positif virus yang berasal dari Wuhan, Cina. 

Dari jumlah tersebut, 11 diantaranya berasal dari pegawai Badan Pengelola Keuangan Aset dan Daerah (BPKAD) Kota Pekanbaru.

Hal ini membuat kantor ditutup sementara.Aksi Cepat Tanggap pun dilakukan  Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru untuk mensterilkan  kantor BPKAD Kota dengan menyemprotkan cairan disinfektan di semua ruangan milik pemerintah kota Pekanbaru ini.

"Sekarang semua aktifitas diliburkan. Hari ini baik tim dari Diskes akan melakukan tracking dan Damkar akan menyemprotkan disinfektan di kantor BPKAD Pekanbaru," kata Kabag Humas Setdako Pekanbaru Mas Irba Sulaiman.

Sebagaimana diketahui, ada  sebanyak 11 pegawai di BPKAD yang dinyatakan positif Covid-19. Mereka itu Orang Tanpa Gejala (OTG).

Sehingga  BPKAD Kota Pekanbaru menjadi salahsatu klaster covid-19 di pemerintahan di Kota Pekanbaru.

"Ke- 11 orang itu klaster atau hasil tracking dari kantor pemerintahan. Sekarang seluruh pegawai di lingkungan BPKAD Kota Pekanbaru diminta untuk melakukan isolasi mandiri,"imbuhnya.

Terkini